Mirisnya  Aktor Telenovela Ini Zaman Kelaparan, Nggak Bisa Kulak Pasta Gigi, Kini Eksis di Hollywood

TABLOIDBINTANG. COM   –  William Levy namanya. Parasnya kini lebih familiar di Hollywood. Seksi dan tampan. Dari jadi model iklan rumah mode Dolce & Gabana , dipilih langsung oleh Jennifer Lopez untuk model gambar klip-nya “I’m in To You” , main di beberapa telenovela, hingga menembus Hollywood. Filmnya di antaranya, Addicted , dan Resident Evil: The Final Chapter . Kalau Anda melihatnya, pasti wajahnya tak asing. Tapi tahukah, aktor telenovela, aktor film, dan model ini, periode mudanya hidup di kolong garis kemiskinan.  

Jadi di Havana Kuba, 29 Agustus 1980 dari pasangan Carlos Guterez dan Barbara Levy, William kecil mema masa kecilnya di Kuba tanpa kehadiran seoranng ayah. Sampai sang ibu menikah lagi dengan pria dengan hingga hari ini siap ayah tiri William.  

Meski mengaku memiliki periode kecil yang bahagia pada wawancara-wawancaranya, William sesungguhnya tumbuh dalam kondisi ekonomi tanggungan yang berada di kolong garis kemiskinan. Bayangkan, semasa kecil ia hanya dijatah seperempat bagian ayam setiap bulannya, serta hanya prasmanan satu roti per keadaan. Tak heran, semasa mungil William merasakan lapar hampir setiap hari. Selain itu, karena enggak punya cukup uang untuk beli pasta gigi, keluarganya mengganti tapal gigi dengan arang serta soda kue.  

Karena status ekonomi politik di Kuba yang kian mengkhawatirkan, pra usia William menginjak 15 tahun, ia berimigrasi ke Amerika Serikat. Ia alih ke Miami, Florida, letak bersama pamannya. William dengan jago main bisbol ini mendapat beasiswa untuk pelajaran di St. Thomas Florida. Ia mengambil jurusan Administrasi Bisnis.  
Sambil kuliah, William juga mengikuti pamannya bekerja sebagai buruh bangunan. “Apapun saya kerjakan untuk membantu perekonomian tanggungan, ” ungkap William. Tidak terlintas saat itu menjelma model apalagi aktor.  

Dipilih J-Lo jadi model video klipnya

Tetapi   nasib berjalan cara baginya. Kala sedang menggeluti hari-harinya sebagai buruh gedung, ada seorang agensi cara yang lewat dan tidak sengaja melihatnya. Orang itu melihat ketampanan William, semrawut menawarkannya kontrak sebagai ragam. Ini mengubah nasibnya daripada buruh bangunan menjadi wajah rumah-rumah mode ternama.  
Dua tahun William jadi model. “Saya bermaslahat, dalam suatu kesempatan, masa itu pemilihan video klip untuk lagu J-Lo ‘I’m in To You’ , dia (J-Lo) sendiri yang memilih saya dari beberapa pemuda, untuk ada di lagunya. ” 

Jadi model video penjepit J-Lo Im in to You

Tak cuma sampai di sini, William ingin mencari peruntungan asing yakni menembus dunia akting. Karena ambisinya ini, William berhenti kuliah. Ia selalu pindah ke agensi cara lain yang punya jaringan ke sejumlah stasiun TV. Sambil sekolah akting di beberapa kota. “Dari sini jalan saya perlahan terkuak, ” ujarnya.  

William mulai masuk di rencana reality show tahun 2002 di stasiun TV Telemundo. Dari program reality show William baru dapat peran-peran pembantu di Telenovela buatan Venezuela. Telenovela pertamanya adalah bersama aktris Sonya Smith “Olvidarte Jamas” pada 2006, kemudian setahun kemudian membintangi “Mi Vida Eres Tu” , disusul “Accorralda” . Hingga ia bertemu pengusaha Meksiko, Carla Estrada dan memberinya kesempatan besar main dalam produksi Meksiko bersama-sama bintang besar seperti Fernando Colunga. Peran utama pertama digenggamnya pada 2008 melalui telenovela “Cuidado Con el Angel” bersama aktris indah Maite Perroni. Sebuah telenovela yang meraih sukses tinggi, hingga ke Amerika Serikat. Dari sinilah, William tiba dilirik industri hiburan pada Amerika Serikat.  

Di film < em> Addicted (2014)< /em>, ada dalam Netflix

Pada 2014, William baru debut pada film Hollywood dengan hidup “The Single Moms Club” . Di tahun yang sama, muncul dalam film erotis-thriller “Addicted. Tahun 2017 ia berkesempatan bersatu dalam produksi besar “Resident Evil: The Final Chapter” tahun 2017.

< em> Di film Resident Evil: The Final Chapter< /em> (2017)

Selama berkarier di Hollywood, ia menhaku mendapat perlakukan rasis. Sudah jadi rahasia umum, kalau aktor atau aktris daripada negara-negara latin memang kerap didiskriminasi. Mereka tidak mendapatkan kesempatan peran yang cocok. Peran-peran penting seolah tak diberikan kepada aktor latin seperti dirinya. “Alasannya, beta terlalu latin untuk membintangi film Hollywood, dan sungguh-sungguh bule untuk berperan jadi orang latin. ”