Covid-19: Pemerintah Pastikan Kesiapan Logistik Vaksin

Covid-19: Pemerintah Pastikan Kesiapan Logistik Vaksin

TABLOIDBINTANG. COM   –  Untuk memastikan pembagian vaksin Covid-19 berjalan dengan mampu, pemerintah pusat terus melakukan penyelarasan dengan pemerintah daerah. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Resi Adisasmito menyatakan secara umum kesiapan daerah sudah cukup baik.  

Pembagian vaksin akan dilakukan secara berangsur-angsur dan diutamakan pada populasi serta wilayah yang berisiko tinggi dalam tingkat penularan yang tinggi.  

Terpaut uji klinis vaksin Sinovac zaman ini tengah berlangsung, dilakukan Universitas Padjajaran dan PT Bio Farma. Uji klinis ini dilakukan buat melihat dosis yang aman & efek samping yang mungkin terjadi. Hasil uji klinis akan disampaikan kepada Badan Pemeriksa Obat serta Makanan (POM) sebagai syarat buat dikeluarkannya ermergency use of authorization (EUA).  

Sedang vaksin Merah Putih yang tengah dikembangkan Institusi Biologi dan Molekuler Eijkman, adalah kandidat vaksin yang akan dimanfaatkan mengatasi pandemi Covid-19 di Nusantara.  
Setelah lulus uji klinis dan praklinis, diharapkan persetujuan edar dapat dikeluarkan tahun 2021.  

“Bibit vaksin Merah Putih berpotensi akan diserahkan oleh Lembaga Ilmu makhluk hidup dan Molekuler Eijkman kepada PT Bio Farma pada triwulan prima tahun 2021, ” jelas Resi menjawab pertanyaan media dalam agenda keterangan pers di Gedung BNPB, Kamis (24/12/2020) yang juga disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Masa ini pemerintah tengah gencar mengedukasi masyarakat akan pentingnya Vaksinasi di mengatasi pandemi Covid-19 agar kekebalan  imunitas atau herd Immunity semakin mudah tercapai. “Pemerintah juga menyungguhkan bahwa vaksin yang nanti dimanfaatkan aman, berkhasiat minim efek samping dan tentunya halal, ” katanya.  

Bagi masyarakat yang menolak, negeri daerah memiliki kewenangan untuk menjatuhkan sanksi. Agar masyarakat patuh & ikut serta dalam program vaksinasi, agar tercapai herd immunity.

Artikel ini diambil dari laman covid19. go. id.