Chintami Atmanagara Bantah Putranya Aniaya Bekas Karyawan

Chintami Atmanagara Bantah Putranya Aniaya Bekas Karyawan

TABLOIDBINTANG. COM   –  Putra Chintami Atmanagara, Dio Alif Utama dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan pada 8 Agustus 2020. Dio dituding melakukan pemerasan terhadap, Deanni Ivanda mantan pegawai di butik milik Chintami.

Tuduhan tersebut dibantah oleh Chintami Atmanagara. Dia menceritakan, sengaja memanggil keamanan sebab Dio dan Deanni ribut. Makin dikatakan Chintami, Deanni melempar jambangan bunga.

“Saya denger ada barang berserakan, terus Alif bilang gini ‘Sudah deh Dea lo sekarang pergi dari sini, lo cabut aja dari sini’. Saya langsung suruh Mba (asisten) lapor satpam di komplek ini, ” introduksi Chintami Atmanegara dalam junpa pers di kediamannya, kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan, Rabu (9/9).

“Saya bilang ke satpam dua yang datang, bilang ada yang ngamuk & enggak mau keluar, ” sirih Chintami Atmanagara menambahkan.

Dio Alif Utama (Instagram)

Keamanan datang ke lokasi kesibukan di lantai dua. Kemudian satpam memaksa untuk turun, karena Deanni Ivanda menolak dibawa secara sungguh-sungguh.

“Satpam naik ke atas, terus satpam megang Dea di bantuin Alif, tempat (Dea) ini berontak, ngamuk . Akhirnya sama satpam dibawa turun, dipegangi dua karakter, ” terang Chintami Atmanagara.

Dikatakan Chintami Atmanegara, tidak ada pemukulan ataupun penganiayaan dalam keributan itu. Malah, Deanni yang numpang tinggal di rumahnya itu mengancam Chintami sebab tak suka diusir.

“Pas lewatin saya dia sempet ngancem gini ‘Awas yah Tante. Awas ya’ ngacem saya, dia keluar dari pagar dia terus giniin (menampik satpam), ngajakin ribut satpam, didorong-dorong, itu dia sempat mau masuk panti lagi dihalangin (satpam), ” ungkap Chintami Atmanegara.

Tidak hanya itu, Chintami Atmangara juga melihat langsung Deanni merusak mobil Dio di asing. Ia pun memberi tahu sang anak dan memanggil polisi.

“Itu perihal pas tanggal 31 Juli udah periode. Saya akhirnya panggil polisi, sebab dia di depan ngamuk-ngamuk , dia juga tendang-tendang mobil Alif ancurin spion. Saya lihat dari atas, ” tutur Chintami.

“Rumah kita bahkan sempet dikontrol sebulan oleh polisi karena dia kan sempet nendang-nendang mobil. Akhirnya kita minta petugas patroli, karena dia biasa loncat pager kita takut dong dia sampai lagi, ” pungkas Yasmine Soerahman, kuasa hukum Chintami Atmanagara.

(pri)